
Tahun baru 2010 sekitar 8 jam lagi, hampir semua orang di jagad ini sudah bersiap-siap merayakannya. Ada perayaan besar dan meriah, ada juga perayaan syahdu penuh doa, semua sama pada intinya merayakan pergantian tahun. Beberapa hari yang lalu tepatnya tanggal 18 Desember 2009, umat Islam pun merayakan tahun baru 1430 hijriah, namun tidak ada ceremonial khusus dengan tahun baru ini. Akhir tahun ini ditutup dengan beberapa berita heboh diantaranya launching buku Gurita Cikeas sampai berita duka meninggalnya mantan Presiden RI yang ke-4 yaitu bapak Abdurrahman Wahid atau sering disapa Gus Dur.
Buku Gurita Cikeas telah banyak menimbulkan kontroversi mengenai kebenaran isinya, sampai-sampai terjadi insiden pemukulan yang dilakukan oleh sang penulis buku George A. kepada anggota DPR RI dari fraksi Partai Demokrat Ramadhan Pohan. Terlepas dari apa isinya, peristiwa ini menunjukkan ketidak dewasaan sang penulis dalam menyikapi perbedaan pendapat. Dia bisa dengan mudahnya memukul orang yang memberikan bantahan kepadanya atas tulisan yang dibuat dalam bukunya, sementara dirinya sendiri (boleh dibilang) menceritakan aib orang lain yang kita sendiri belum tahu kebenarannya. Peristiwa ini juga menunjukkan adanya semangat baru yang muncul dalam proses pemberantasan korupsi, tapi masih dengan cara-cara lama yaitu kekerasan dan main tuduh. Saya tidak melihat siapa yang benar dan siapa yang salah, tapi seharusnya jika pada saat itu sang penulis buku bisa menerima argumen dan berdebat dengan kepala dingin, maka peristiwa itu tidak perlu terjadi karena itu hanya akan membuatnya menjadi tidak baik di mata orang awam.
Siapapun boleh datang pada acara launching buku tersebut. Terbukti launchin itu terbuka untuk siapa saja, jadi bahwa Ramadhan Pohan tidak diundang pada acara tersebut tidak bisa alasan untuk pembenaran apa yang dilakukan penulis. Semangat baru kelakuan lama.
Tahun baru biasanya dijadikan media refleksi bagi tiap orang atas apa yang telah dilakukan selama setahun terakhir agar bisa dijadikan bahan koreksi di tahun depan. Tahun baru juga harus dihadapi dengan optimis bagi mereka yang sedang mengalami suatu kegagalan atau musibah, karena harapan itu selalu ada jika kita mau berusaha. Tahun baru harus kita hadapi dengan suatu keyakinan bahwa semua akan berubah ke arah lebih baik dan tentunya didukung oleh kelakuan dan sikap kita.
Penulis mengucapkan selamat tahun baru 2010 dan tahun baru 1430 hijriah, semoga tahun depan kita bisa berubah menjadi lebih baik dari tahun lalu, dan kita tidak mengulangi kebodohan dan kesalahan yang sama. Waktu tidak mungkin berputar kembali, jadi tidak ada kesempatan kedua jika kita tidak mau berusaha. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan kepada kita untuk menjadi yang terbaik, juara, dan khusnul khotimah. Amin
